Tips Menjaga Keperawanan Selama Masa pacaran

Tips Menjaga Keperawanan Selama Masa pacaranSeorang remaja akan memperlihatkan pengawasannya di saat dia telah mengenal lebih jauh dengan lawan jenisnya dan telah memiliki rasa ketertarikan antara satu dengan yang lain dalam hal masalah perasaan hati sehingga menimbulkan beni-beni cinta . Apalagi yang disebut dengan wanita memiliki ciri khas tersendiri memiliki keindahannya mengundang kumbang-kumbang untuk menghampirinya. Wanita itu lembut… kelembutannya mampu memantik jiwa-jiwa lelaki yang sedang kehausan cinta dan kasih sayang. Wanita itu cantik dan “putih”… putihnya itu membuat rentan terhadap debu-debu kotoran.

Oleh karena itu, coba simak beberapa tips yang diberikan oleh rumah remaja kali iini seputar tips menjaga keperawanan selama masa pacaran.

1. Menutup aurat dan menjaga pergaulan dengan para lelaki. Gunakan kerudung dan jilbab saat memasuki kehidupan umum di mana kaum lelaki banyak berkeliaran di sana.

2. Jangan pernah tergoda dengan keindahan pacaran sebelum nikah. Kebanyakan remaja wanita merasa sakau dan gelisah kalo gak punya pacar. Harga diri serasa jatuh kalo gak punya pacar… apalagi kalo sampe dikatain gak laku. Nah, ini yang kadang membuat wanita rela obral diri dengan memasarkan dan menonjolkan segala keindahan yang mereka punya. Kontan aja, kumbang-kumbang nakal pada berdatangan. Walau terasa indah dan menyenangkan, hal ini bisa berakibat fatal dan mempercepat noda-noda mengotori kesucian wanita.

3. Jika hasrat telah membuncah, tak sanggup menahannya, cari “pacar” untuk menikah. So, cari “pacar” memang hanya untuk nikah, bukan untuk coba-coba. Jangan sampe mahkotamu hilang di masa coba-coba itu (pacaran).

4. Jangan pernah merasa yakin terhadap lelaki yang kamu cintai dan merasa bahwa ia adalah jodohmu. Kemudian, kamu rela menyerahkan semuanya demi lelaki pujaanmu. Jodoh adalah misteri, tidak ada jaminan bahwa ia jodohmu. Jagalah kesucianmu dan hanya akan kamu persembahkan buat suami tercinta.

5. Jangan serahkan dirimu walau sudah dipinang (tunangan) dengan seorang lelaki, sebelum kalian menikah. Karena, tak ada jaminan kalo orang yang udah meminang kita adalah jodoh. Walau bagaimana, lelaki tunangan itu bukan mahrom, pergaulan dengannya sama dengan lelaki asing lain. Ada kisah nyata: ketika seorang wanita menyerahkan mahkotanya (the virgin) kepada lelaki tunangannya. Namun, takdir berkata lain, lelaki itu meninggal dalam sebuah kecelakaan. Kemudan, apakah mahkota yang sudah terlanjur terenggut itu bisa kembali? Tidak! Bahkan, ketika ia mencoba menjalin hubungan dengan pria lain, ia menjadi bahan hinaan dan bahkan diajak untuk berbuat mesum. Na’udzu billah

Tips Mencari Calon Istri Masih Perawan

Tips Mencari Calon Istri Masih Perawan

Tips Mencari Calon Istri Masih PerawanKeperawanan adalah sesuatu hal yang sangat berharga bagi setiap kaum perempuan yang masih gadis. Masih memiliki keperawanan bagi seorang gadis tentu saja membuat sang perempuan tersebut memiliki tingkat derajat yang lebih tinggi daripada gadis yang lainnya. Menjaganya tentu saja adalah hal yang gampang-gampang susah. Untuk mengetahui apakah sang gadis itu masih perawan atau tidak, diperlukan tes tentunya. Tes keperawanan bisa dilakukan di rumah sakit atau bidan terdekat.

Mencari calon istri yang masih perawan itu penting (pengecualian untuk orang yang kehilangan keperawanan karena kecelakaan atau diperkosa), karena status keperawanannya menunjukkan kepribadian dia sebenarnya. Jika si cewek sanggup menjaga keperawanan sampai menikah, berarti paling tidak dia bisa menjaga kehormatan & dirinya.

Kalau kita mendapati istri kita sudah tidak perawan lagi di malam pertama, kita pasti merasa tertipu (jika tidak tahu sebelumnya) dan akan khawatir suatu saat istri kita akan selingkuh, kita merasa dikhianati, dan merasa tidak percaya 100% kepada istri kita. Berikut ini Tips mencari calon istri yang masih perawan.

Tips ini meskipun tidak menjamin 100%, tapi ada baiknya kita lebih berhati-hati dalam mencari calon pendamping hidup di antaranya : Continue reading

Sering Masturbasi Menyebabkan mandul Adalah Mitos Seks Di kalangan Remaja

Mitos Tentang Seks Di kalangan Remaja

Sering Masturbasi Menyebabkan mandul Adalah Mitos Seks Di kalangan RemajaBila kita membahas masalah seks, tidak terlepas jauh dari kehidupan atau pergaulan remaja saat ini. Fenomena seks di kalangan remaja bukan sesuatu yang baru lagi. Tetapi sumber informasi seks yang benar memang masih belum banyak di ketahui, atau kalaupun ada, remaja masih kesulitan untuk mengaksesnya. Sehingga yang banyak beredar adalah informasi-informasi yang tidak tepat tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja.

Banyak sekali mitos-mitos yang masih di percaya, yang bisa jadi membawa remaja makin jauh dari jangkauan informasi yang benar tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi, termasuk aktivitas seksual yang sudah dijalani oleh sebagian remaja. Bisik-bisik di antara remaja soal lutut yang kopong dan cara jalan yang bisa menggambarkan status keperawanan, sudah sering kita dengar. Semua itu kok bisa ya di percaya oleh remaja kita?

Berikut ini adalah sebagian mitos-mitos seksualitas yang banyak beredar di sekitar remaja kita hasil dari inventarisasi Remaja Remaja dan mungkin juga menjadi pendapat kita selama ini :

1.  Berhubungan seks dengan pacar merupakan bukti cinta.

Faktanya, berhubungan seks bukan cara untuk menunjukan kasih sayang pada saat masih pacaran, melainkan karena disebabkan adanya dorongan seksual yang tidak terkontrol dan keinginan untuk mencoba-coba. Rasa sayang kita dengan pacar bisa ditunjukkan dengan cara lain.

2.  Hubungan seks pertama kali selalu ditandai dengan keluarnya darah dari vagina.

Faktanya, tidak selalu hubungan seks yang pertama kali itu keliahatan berdarah. Apabila komunikasi seksual terjalin dengan baik dan hubungan seksual dilakukan dalam keadaan siap dan disertai foreplay yang cukup bisa tidak memunculkan adanya perdarahan.

3.  Loncat-loncat setelah berhubungan seks tidak akan menyebabkan kehamilan.

Faktanya, ketika spermatozoa sudah memasuki vagina, maka spermatozoa akan mencari sel telur yang telah matang untuk dibuahi. Loncat-loncat tidak akan mengeluarkan spermatozoa. Jadi, tetap ada kemungkinan untuk terjadinya pembuahan atau kehamilan.

4.  Selaput dara yang robek berarti sudah pernah melakukan hubungan seksual atau tidak perawan lagi.

Faktanya tidak selalu demikian. Selaput dara merupakan selaput kulit yang tipis yang dapat meregang dan robek karena beberapa hal. Selain karena melakukan hubungan seks, selaput dara juga bisa robek karena melakukan olah raga tertentu seperti naik sepeda dan berkuda. Karena itu, robeknya selaput dara belum tentu karena hubungan seks, malah ada juga perempuan yang sudah menikah dan berhubungan seks berkali-kali tapi selaput daranya masih utuh dan tidak koyak karena selaput daranya elastis.

5.  Dorongan seksual laki-laki lebih besar daripada perempuan.

Faktanya, dorongan seksual merupakan hal yang alamiah muncul pada setiap individu pada umumnya dimulai saat ia menginjak masa pubertas (karena mulai berfungsinya hormon seksual). Dan ini sangat wajar dan seimbang baik pada laki-laki maupun perempuan. Faktor yang mempengaruhi dorongan seksual antara lain kepribadian, pola sosialisasi, dan pengalaman seksual. Dorongan seksual perempuan sering di sebut-sebut lebih kecil dari laki-laki kerena lingkungan menganggap perempuan yang mengekspresikan dorongan seksualnya adalah perempuan yang “nakal atau kurang baik” , sementara laki-laki tidak pernah di permasalahkan.

6.  Perempuan yang berdada besar dorongan seksualnya besar.

Faktanya tidak seperti itu. Secara medis, tidak ada hubungan langsung antara ukuran payudara dengan dorongan seksual seseorang. Dorongan seksual itu ditentukan oleh kepribadian, pola sosialisasi, dan pengalaman seksual (melihat, mendengar, atau merasakan suatu rangsangan seksual).

7.  Sering masturbasi bisa membuat mandul.

Faktanya, secara medis masturbasi tidak menggangu kesehatan fisik selama dilakukan secara aman (tidak sampai menimbulkan luka atau lecet). Resiko fisik biasanya berupa kelelahan. Pengaruh masturbasi biasanya bersifat psikologis, seperti perasaan bersalah, berdosa dan kadarnya berbeda-beda bagi setiap orang. Kemandulan justru biasanya akibat dari IMS (infeksi menular seksual) atau penyakit lainnya seperti kanker atau karena sebab fisik lainnya misalnya kualitas sperma yang kurang baik.

8.  Minuman bersoda akan dapat mempercepat selesainya menstruasi.

Faktanya, menstruasi adalah proses pendarahan yang disebabkan luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan. Sakit tidaknya atau lancar tidaknya menstruasi seseorang selain dipengaruhi oleh hormon juga dipengaruhi faktor psikis, bukan karena minum minuman bersoda.

Mitos-mitos tersebut ternyata memang sudah hidup subur di masyarakat. Pengaruh mitos-mitos tersebut masih sangat kuat, bahkan juga di antara para remaja yang justru lagi giat-giatnya mencari informasi tentang seks dan kesehatan reproduksi. Banyak yang mempercayainya sehingga tidak jarang kita temui kasus-kasus yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi bermula dari keyakinan dari mitos-mitos tersebut. Hal itu terjadi karena tidak lengkapnya informasi tentang kesehatan reproduksi yang bisa diakses oleh remaja, baik melalui lembaga formal seperti sekolah, keluarga atau masyarakat pada umumnya.

Sekarang tergantung kepada diri remajanya masing-masing, karena mereka yang akan menjalaninya nanti. Apakah akan menelan mentah-mentah mitos tersebut ataukah akan mencermatinya lebih lanjut guna memastikan kebenarannya. Kalau kita masih terpengaruhi dengan mitos-mitos diatas, yang rugi ya diri kita sendiri. Dan bagi yang sudah mengetahui fakta yang sebenarnya, silakanlah tetap yakin dengan kebenarannya, jangan goyah. Bahkan cobalah ikut serta untuk menginformasikan fakta-fakta ini ke rekan-rekan remaja yang lainnya sehingga semakin banyak remaja yang mengerti dan makin bertanggung jawab dengan segala perilaku dan pilihannya.

Gaya Pacaran Remaja

Gaya Pacaran Remaja Yang negatif

Gaya Pacaran RemajaRemaja, yang dalam bahasa aslinya disebut adolescence, berasal dari bahasa latin adolescere yang artinya ” tumbuh atau tumbuh untuk mencapai kematangan ”.

Masa Remaja, menurut Mappiare (1982), berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun bagi pria. Rentang usia remaja ini dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu usia 12/13 tahun sampai dengan 17/18 tahun adalah remaja awal, dan usia 17/18 tahun sampai dengan 21/22 tahun adalah remaja akhir. Menurut hukum dismenore Amerika Serikat saat ini, individu dianggap telah dewasa apabila telah mencapai usia 18 tahun dan bukan 21 tahun seperti ketentuan sebelumnya (Hurlock,1991). Pada usia ini, umumnya anak sedang duduk di bangku sekolah menengah.

Banyak pendapat yang mengatakan, remaja adalah peralihan antara anak-anak dan masa dewasa, karena itu, pada masa remaja inilah identitas pertama kali dibentuk, menjadi seperti apakah dirinya, sedikit banyak bergantung pada masa remajanya. Continue reading

Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja

Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja

Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang di miliki oleh remaja. Pengertian sehat di sini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi agar memiliki informasi yang benar mengenai proses reproduksi serta berbagai faktor yang ada di sekitarnya. Informasi yang benar diharapkan dapat menjadikan remaja memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi.

Pengertian kesehatan reproduksi menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya. Atau Suatu keadaan dimana manusia dapat menikmati kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksinya secara sehat dan aman.

TUMBUH KEMBANG REMAJA.

Masa remaja dibedakan dalam :

  • Masa remaja awal, 10 – 13 tahun.
  • Masa remaja tengah, 14 – 16 tahun.
  • Masa remaja akhir, 17 – 19 tahun.

Pertumbuhan fisik pada remaja perempuan :

  • Mulai menstruasi.
  • Payudara dan pantat membesar.
  • Indung telur membesar.
  • Kulit dan rambut berminyak dan tumbuh jerawat.
  • Vagina mengeluarkan cairan.
  • Mulai tumbuh bulu di ketiak dan sekitar vagina.