Bangkit Dari Kesedihan Saat Kekasih Pergi Tuk Selamanya

Bangkit Dari Kesedihan Saat Kekasih Pergi Tuk SelamanyaRUMAHREMAJA.COM – Takdir kematian adalah salah satu rahasia Tuhan yang tidak ada seorang pun di dunia ini yang tahu kapan datangnya. Saat kematina datang maka tidak ada yang dapat melepasakan diri darinya. Semua akan merasa sedih, dari pihak keluarga, dan juga teman-teman anda. Namun yang tidak ada yang paling menyedihkan saat sepasang kekasih yang merajut cinta yang cukup lama yang dipisahkan oleh kematian.

Inilah kehidupan, ada kelahiran tentu ada juga kematian. Meskipun dia adalah belahan jiwa Anda, bukan berarti jiwa Anda juga harus ikut mati. Dia sebenarnya juga ingin hidup dan membuat langkah baru dengan Anda. Namun ketika dia telah tiada, kapankah saat yang tepat untuk bangkit dari kesedihan dan membangun kehidupan kembali?

Tidak ada masalah kapanpun seseorang mulai hidup baru, satu minggu, satu bulan, satu tahun, ini bahkan bukan masalah waktu, tetapi bagaimana menyembuhkan luka dan pahit getir ditinggalkan untuk selamanya. Sekali lagi ini bukan masalah waktu, jadi kapanpun Anda siap, itulah waktu yang tepat. Karena, waktu yang dibutuhkan oleh setiap orang untuk berduka tentu berbeda. Belum tentu mereka yang sama sekali tak menangis saat pemakaman orang yang dicintainya berarti dia sanggup membangun kehidupan baru saat itu juga. Tidak ada yang tahu apa kata hati seseorang.

Tidak ada cara yang salah ataupun benar ketika seseorang sedang merasakan kepedihan. Mungkin semua akan memaklumi, bahwa pada saat kehilangan itu terjadi, sulit bagi siapapun untuk menutupi pedih di hatinya, namun seiring berjalannya waktu, Anda harus melakukannya, pergolakan batin yang Anda rasakan tak pernah baik untuk Anda tonjolkan setiap hari. Karena bukan saja ini buruk bagi jiwa Anda, tetapi emosi kehilangan Anda memang harus Anda tekan agar jiwa Anda mampu melangkah dan mendapatkan kesempatan baru. Memberi waktu pada diri Anda sendiri adalah pilihan, namun terlalu lama terpuruk justru akan mengubur kekuatan jiwa Anda.

Hidup harus terus berjalan, meskipun Anda juga perlu berhenti sejenak dan merenungkan, apa yang terjadi, kenapa terjadi, karena Anda perlu menjawabnya demi menemukan alasan untuk bangkit.