Tindakan Saat Berbuat Salah Terhadap Kekasih

Tindakan Saat Berbuat Salah Terhadap KekasihTerkadang banyak orang akan merasa berat dan sulit mengeluarkan kata “sorry” ketika melakukan hal yang salah. Seorang psikolog klinis dewasa mengatakan jika untuk meminta maaf sebetulnya kita tidak perlu takut karena saling memaafkan itu penting untuk kesehatan mental Anda dan hubungan ke depannya. Menurut psikolog ,kunci sukses mendapat maaf dengan pasangan tergantung niat Anda. Bila memang Anda mengakui kalau semua ini salah Anda dan berniat memperbaikinya coba ajak pasangan berdiskusi bersama. Bicarakan secara baik-baik dan jujur apa adanya.

Akui kesalahan
Ketika anda merasa salah, apa yang harus anda lakukan? Anda hanya perlu mengakui kesalahan anda dan meminta maaf ke pasangan anda. Tidak perlu merasa gengsi untuk meminta maaf duluan. Karena dengan mengakui kesalahan sendiri, anda dapat menjadikan contoh ke pasangan jika anda cukup dewasa. Jika anda hanya gengsi dan malas minta maaf, jangan salahkan pasangan anda jika dia melakukan hal yang sama. Percayalah, mengakui salah akan membuat hubungan kalian jadi lebih mesra karena di sana sama-sama belajar dari masalah yang kalian hadapi kemarin.

Tidak perlu pakai tangisan
Saat anda meneteskan air mata dan berharap pasangan anda merasa kasihan dan memaafkan anda. Anda harus jika kamu sedang bertengkar dan beradu argumen dan menangis, itu hanya memperburuk, bahkan pria bisa jadi tidak simpati sama anda saking seringnya anda keluarkan jurus basi itu. Kalau ingin mengatakan argumen, katakan dengan tenang.

Hindari membela diri
Berusaha membela diri sendiri bisa membuat pasangan semakin marah dan menyebabkan pertengkaran baru. Membela diri boleh dilakukan jika masalah yang terjadi karena kesalahpahaman atau salah komunikasi bukan disebabkan oleh perbuatan Anda. Semua orang tidak senang jika orang yang dianggap salah membela diri. Meminta maaf atau membela diri? Kecuali miscommunication baru kita omongin berdua tidak usah memaksa orang lain minta maaf sama kita atau kita minta maaf ke dia. Pada saat kita tidak merasa salah maka kita jelaskan dulu duduk permasalahannya maka di situlah baru kita boleh membela diri.

Tidak perpanjang masalah
Memperpanjang masalah saat berbuat salah sering kali dilakukan karena gengsi mengakui kesalahan, kebanyakan wanita malah mencari-cari masalah lain untuk membuat posisinya tidak merasa salah. Padahal menurut Michele Kesson, penulis buku The Men Out There, ketika kamu sedang bertengkar dengan pasangan kalian hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 15 menit untuk membicarakan masalah. Sebaiknya bicarakan dengan singkat, padat, dan jelas agar masalah tidak merembet ke hal lain sehingga masalah bukannya terselesaikan malah bertambah rumit.