Sikap Seorang Anak Jika Orang Tua Ingin Menjodohkan

Sikap Seorang Anak Jika Orang Tua Ingin MenjodohkanApakah anda seorang anak yang sudah memasuki usia untuk menikah namun belum juga mendapatkan pasangan yang pas buat anda? Selain anda sering mendengar gosip-gosip orang lain tentang anda, orang tua juga akan ikut khawatir jika anaknya yang sudah berumur belum juga menikah. Biasanya orang tua tua jika memiliki anak yang belum juga menikah tidak lagi bertanya, “Kapan nikah?”, tetapi akan mulai berencana untuk menjodohkan pilihannya untuk anda karena anda tidak pernah lagi mengenalkan seorang wanita/pria ke mereka. Sebagai anak, tentu ada perasaan tidak enak jika menolak keinginan orang tua.

Biasanya jika demikian situasinya anda akan mulai tertekan dengan pertanyaan tentang menikah terus menerus, dimulai dari orang tua anda, om, tante, teman-teman, dan yang terakhir adik anda atau kakak anda yang sudah menikah. Yang menabah anda kepikiran adalah saat kakak anda sudah memiliki keluarga, adik anda sudah memiliki calon untuk menikah dan pastinya anda akan merasa tidak enak untuk melangkahi.

Mungkin anda berfikir belum saatnya untuk belum menikah karena merasa belum siap dari segi finansial dan mental karena menikah bukan hal yang sembarangan, ditambah lagi selama ini anda merasa belum menemukan pasangan yang pas. Sedangkan umur anda juga masih 28 tahun, namun orang tua anda terlebih Ibu mulai panik saat anaknya belum juga menikah. Kebetulan dia berencana untuk mengenalkan anak temannya ke anda.

Kisah seperti diatas bukannya baru pertama kali terjadi dalam dunia ini. Dijodohkan sama orang tua demi kebahagiaan mereka bukan karena kebahagiaan anda.

Apabila anda anda mengiyakan perjodohan yang dilakukan orang tua anda, maka artinya anda sedang menukar kebahagiaan anda sendiri hanya untuk membahagiakan orang tua anda. Memang banyak yang mengatakan bahwa orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya, namun keinginan orang tua bukan keinginan anda sendiri. Saat anda mengalami perjodohan dan memang tidak suka dengan hal itu maka sepatutnya anda tolak bukan malah menggadaikan kebahagiaan anda hanya takut dikatakan sebagai anak durhaka.

Jika anda saja tidak mampu untuk tegas mengatakan kebahagiaan anda kepada orang lain, jelas orang lain akan memaksakan kebahagiaan mereka kepada anda. Semua kehidupan anda 100% adalah hak milik anda. Jangan pernah membiarkan keinginan anda mengikuti apa yang orang lain inginkan, apalagi jika anda tidak bahagia sama sekali. Apalagi menikah hanya karena perasaan malu gara-gara ucapan orang lain. Anda harus sadar jika disaat seseorang sedang mengomentari hidup anda dan terkesan sedang mengurusi hidup anda, sebenarnya mereka tidak sepenuhnya peduli tentang hidup anda.

Mengapa orang tua bersikap demikian terhadap anaknya yang belum juga ada keinginan untuk menikah? Salah satu alasannya karena mungkin orang tua anda hanya melihat anda memiliki teman yang itu-itu saja. Cobalah untuk setidaknya meluaskan pergaulan sehingga barangkali ada seseorang yang bisa anda kenalkan kepada orang tua kalian sebagai pasangan anda nantinya. Kecuali jika anda memang ingin mengikuti kehendak orang tua anda. Jadi, jika anda termasuk orang yang ingin dijodohi atau tidak?