5 Kekhawatiran Orang Tua Kepada Anak-Anaknya

5 Kekhawatiran Orang Tua Kepada Anak-AnaknyaOrang tua yang baik tentunya menginginkan yang terbaik buat anak-anaknya karena anak merupakan segala. Orang tua dapat memberikan kasih sayang secara maksimal terhadap anak, dan itu melebihi dari hubungan lain, apapun itu. Saudara, mantan, bahkan orang yang pernah benar-benar dicintai bisa saja dilupakan. Akan tetapi terhadap anak tidak akan dapat seperti begitu. Seperti apapun tindakan yang dilakukan orang tua terhadap anak, itu tetap mengandung kasih sayang yang sangat besar. Rasa sayang itu terus ada dan tidak akan pernah mati, hanya saja beberapa orang tua tidak bisa mengekspresikan rasa sayang tersebut dengan cara yang tepat.

Selain dari itu, banyak kekhawatiran yang dirasakan orang tua terhadap anaknya. Kekhawatiran dalam banyak hal yang tidak selalu diberitahukan bahkan ditunjukkan dengan berbagai tanda. Tentang kekhawatiran itu sudah rumahremaja.com rangkai dalam kekhawatiran orang tua terhadap anak dibawah ini.

Takut jika anak menderita
Orang tua memiliki kekhawatiran jika anak sampai menderita dalam kehidupan sekarang juga kehidupan mendatang. Sehingga berbagai upaya dilakukan untuk tetap menjaga, mengawasi, dan mengusahakan demi memperkecil kemungkinan anak menderita. Jika itu tidak begitu terlihat, anak mungkin tidak begitu menyadarinya.

Takut jatuh cinta pada Orang yang salah
Izin untuk menjalin hubungan dengan orang lain dalam masalah cinta, tidak selalu didapatkan dengan mudah. Ini karena orang tua takut jika anaknya jatuh cinta pada orang yang salah. Sehingga wajar jika orang tua lebih teliti. Kalaupun terkesan begitu mudah, sangat mungkin orang tua sudah percaya atau karena memang keadaan yang membuat mereka harus memudahkannya.

Takut tidak menyayangi Orang tua
Orang tua, suatu saat pasti mengalami kondisi buruk sebelum titik akhir. Pada saat itulah orang tua membutuhkan kasih sayang lebih dari anaknya. Namun karena banyak orang tua yang terlantar oleh anak sendiri, menjadi dasar ketakutan orang tua jika mengalami kondisi yang disebutkan nantinya.

Masa depan suram
Orang tua seperti apapun akan mengalami ketakutan jika masa depan anaknya suram. Sehingga banyak yang memberikan bantuan dari awal, mengarahkan, bahkan jika hanya mampu sebuah saran pasti tetap diberikan. Semua orang tua, dalam hati terdalam pasti ingin masa depan anaknya cerah. Kalaupun tidak ada tindakan untuk mendukung hal itu, bisa saja itu karena keadaan.

Merasa malu
Orang tua juga takut jika anak merasa malu. Jika anak merasa malu karena banyak hal yang didasari oleh kehidupan atau keadaan orang tua, maka orang tua juga merasakan hal yang sama. Maka dari itu, banyak orang tua yang berusaha meningkatkan kualitas diri/kehidupan demi kebanggan juga kebahagiaan anaknya.

Banyak sekali ketakutan orang tua terhadap apa yang dialami atau dirasakan oleh anak tercinta. Mereka sebenarnya berusaha membuat anak bahagia karena rasa sayang yang tidak bisa diukur oleh apapun. Akan tetapi kadang bukti nyata tidak selalu terlihat. Bisa saja karena tidak mampu atau memang karena keadaan. Jadi sebagai anak tidak pantas jika menyalahkan terus orang tua karena kondisi mereka. Cinta mereka tetap besar dengan bukti yang sangat sederhana, yaitu kamu tetap ada hingga sekarang.