Yang Harus Dipikirkan Sebelum ke Jenjang yang Lebih Serius

Yang Harus Dipikirkan Sebelum ke Jenjang yang Lebih SeriusApakah Anda sudah merasa hubungan Anda bersama pasangan sudah cukup lama, sehingga Anda sudah merasa bosan bermain-main dalam hubungan asmara? Apakah Anda sudah ingin mengakhiri hubungan cinta monyet Anda? Atau apakah Anda sudah siap untuk membangun rumah tangga? Pada saat keinginan tersebut sudah hadir dalam pikiran, maka itu berarti Anda harus harus mulai melakukan langkah nyata untuk menuju hubungan asmara yang lebih serius lagi.

Namun sebelum itu, Anda harus ketahui jika menjalin hubungan asmara yang serius bukanlah hal yang gampang dilakukan. Dalam perjalanannya, Anda akan mengalami banyak hambatan, dan tantangan yang mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. Berikut merupakan hal yang harus Anda harus pikirkan ketika Anda akan melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi.

Masa-Masa Sulit
Anda harus tahu jika banyak hal yang akan Anda dan pasangan lalui ketika sudah hidup berkeluarga. Kehidupan berumah tangga tidak semanis kisah pernikahan dalam dunia dongeng, Anda dan pasangan akan dituntut untuk melewati masa-masa sulit bersama. Berbagai konflik akan Anda temui di tengah hubungan, dan ini belum termasuk gesekan-gesekan yang bisa saja timbul antara Anda dengan mertua, atau si dia dengan orangtua Anda. Untuk menyelesaikan semua ini, dibutuhkan kedewasaan dalam berfikir dan bijak mengambil keputusan.

Saling Berbagi
Ketika lajang, Anda dapat bebas melakukan apa yang Anda sukai. Anda dapat bebas untuk membeli barang-barang yang Anda inginkan, dan bahkan Anda dapt bebas mengedepankan ego yang Anda miliki. Tapi ketika Anda sudah menikah, sikap egoisme ini justru bisa sangat berbahaya. Untuk bisa lebih dicintai dan dihargai oleh pasangan, Anda harus ingin mencintai dan menghargai si dia. Anda juga harus bersedia memberikan apa yang Anda miliki, dan si dia pun harus mau berbagi apa yang dia miliki bersama Anda.

Bosan
Bosan merupakan tantangan yang harus Anda hadapi ketika hidup bersama. Jika ketika pacaran Anda hanya dapat bertemu seminggu sekali atau 2 kali, dan itu pun hanya berdurasi beberapa jam saja, maka sekarang Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu bersamanya, dari mulai bangun tidur, hingga Anda kembali tertidur. Untuk itu, kebosanan dapat datang kapan saja. dan tidak tanggung-tanggung, kalau kebosanan melanda, perselingkuhan pun ada di depan mata. Apakah Anda benar-benar siap untuk ini?

Menyamakan Visi Hidup
Anda dan pasangan mungkin sudah punya pandangan atau nilai-nilai yang berbeda tentang kehidupan ini, dan semua sudah dianggap baik dan bisa berjalan berdampingan. Tapi ingat! Anda juga butuh kompas kehidupan. Minimalnya Anda harus memiliki visi hidup yang sama dengan si dia. Tujuannya, ketika nanti ada sesuatu yang bersimpangan atau terjadi komflik di tengah hubungan rumah tangga Anda, visi hidup yang sama inilah yang akan memberikan jalan tengah untuk semua permasalahan yang Anda dan pasangan hadapi.