Gaya Pacaran Remaja Yang negatif


Gaya Pacaran RemajaRemaja, yang dalam bahasa aslinya disebut adolescence, berasal dari bahasa latin adolescere yang artinya ” tumbuh atau tumbuh untuk mencapai kematangan ”.

Masa Remaja, menurut Mappiare (1982), berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun bagi pria. Rentang usia remaja ini dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu usia 12/13 tahun sampai dengan 17/18 tahun adalah remaja awal, dan usia 17/18 tahun sampai dengan 21/22 tahun adalah remaja akhir. Menurut hukum dismenore Amerika Serikat saat ini, individu dianggap telah dewasa apabila telah mencapai usia 18 tahun dan bukan 21 tahun seperti ketentuan sebelumnya (Hurlock,1991). Pada usia ini, umumnya anak sedang duduk di bangku sekolah menengah.

Banyak pendapat yang mengatakan, remaja adalah peralihan antara anak-anak dan masa dewasa, karena itu, pada masa remaja inilah identitas pertama kali dibentuk, menjadi seperti apakah dirinya, sedikit banyak bergantung pada masa remajanya.

Masa-masa remaja bisa juga disebut sebagai masa dimana kita mulai mengenal lawan jenis dan mulai kenal dengan istilah pacaran. Namun sayang, karena kurangnya perhatian orang tua dan pengaruh tren pergaulan masa kini.

Gaya berpacaran Remaja yang cenderung negatif antara lain :

1. Suka berpacaran berduaan di area yang gelap.

Berpacaran di tempat yang gelap, apapun alasannya sudah barang pasti negatif, karena pacaran ditempat yang gelap ketika tak ada seorang pun yang memantau mereka berduaan, bisa jadi menimbulkan perbuatan lain yang menjurus kearah yang terlarang.

Banyak muda-mudi yang menikmati aktifitas ini karena terpengaruh dengan hawa nafsu mereka, terdengar klasik memang, namun hal ini sangat berbahaya jika dilihat dari segi moralitas, sosial, psikologi, bahkan kesehatan. Karena apabila perbuatan pacaran di tempat gelap itu telah terlalu jauh menjurus ke hubungan intim pra-nikah, maka tinggal pilih, mau hamil dan buat malu keluarga, terserang penyakit menular seksual, atau rusak secara moral?

2. Saling menempelkan jari yang telah berdarah karena sebelumnya dilukai oleh benda tajam.

Tren ini sempat populer dan diangkat sebagai salah satu adegan di video klip agnes monika yang berjudul tanpa kekasihku, adegan yang dimulai dengan sepasang kekasih menusukkan ujung jari telunjuk mereka dengan benda tajam, yang diikuti dengan saling menempelkan kedua jari itu, bertatapan, diakhiri dengan ciuman bibir mesra.

Sebuah hal yang bisa dibilang romantis, tetapi coba dipikirkan lagi, se-efektif apakah adegan itu di kehidupan nyata dalam menjamin utuhnya hubungan anda dan seberapa amankah anda dari penyakit yang menular melalui cairan tubuh seperti aids, hepatitis, dll karena melakukan adegan kurang bermanfaat itu?

3. Cewek Lukai tangannya untuk mengukir nama pacarnya di Tangan menggunakan benda tajam.

Yang ini lebih ngeri lagi dibanding poin ke-2, cewek lukai tangannya untuk mengukir nama pacarnya demi menunjukkan kesetiaan dan rasa cinta abadi? well… beruntung kalau nama cowoknya hanya “Budi”, “Aep”, atau “Parjo”. Nah kalau nama cowoknya itu: “Teguh budi aep parjo ingin bersamanya celalu dalam duka dan suka walau badai menghadang” ? nah lho!

Cara ini juga tak efektif menjamin pasangan untuk setia. Bisa dibayangkan ketika anda sudah susah payah melukai tubuh anda demi mengukir namanya di tubuh anda, namun ternyata ia selingkuh dan hubungan anda kandas? please girl, be smarter!!

4. Berpacaran di kamar.

Well…. ini tak usah dideskripsikan lagi apa sisi negatifnya icon wink 7 Tren Gaya pacaran remaja masa kini yang cenderung Negatif mungkin ga sih dua insan yang lagi kasmaran berbeda jenis kelamin, berduaan di kamar hanya main catur atau playstasion?? hmm…

5. memasang foto mesra berlebihan di jejaring sosial.

Memasang foto mesra dengan pasangan boleh-boleh saja, misalnya foto anda berdua di foto box atau tempat lainnya yang terlihat normal.

Namun kalau foto anda (sorry agak vulgar) kissing atau bahkan melakukan hal yang lebih dari itu anda publish juga di media sosial? atau tak usah jauh-jauh, foto remaja yang masih berpakaian lengkap namun sang wanita tiduran dibawah pria yang juga masih berpakaian lengkap berpose mencium kening ceweknya seraya menindih tubuh si wanita. foto seperti itu pernah penulis dapati di media sosial facebook yang lantas dikomentari oleh banyak pengguna facebook saat itu.

6. Memasang status hubungan yang berlebihan di facebook.

Tidak salah memang jika memasang status “marriage” atau menikah di facebook, padahal anda belum menikah dengannya secara resmi. Namun, sesungguhnya hal itu bisa menimbulkan judge negatif dari masyarakat, opini bisa berkembang menjadi anda sudah “ngapa-ngapain” dengan kekasih anda.

Selain itu status palsu ini akan membuat anda malu ketika tiba-tiba putus dari sang kekasih, tentunya ini akan menimbulkan cemoohan publik facebook.

yang wajar dan jujur sajalah, status masih pacaran ya tulis saja berpacaran.

7. Wanita Menyerahkan keperawanannya sebagai tanda cinta dan percaya kepada pasangannya.

Ini merupakan puncak dari tren gaya berpacaran yang negatif. Memang terdengar cukup tak bisa dipercaya, namun inilah realita yang terjadi di masyarakat yang juga pernah dibuktikan oleh beberapa survey ilmiah.

Banyak wanita yang terkecoh oleh rayuan gombal cowoknya bahwa jika ia memang percaya dan cinta kepada cowoknya itu, maka ia harusnya tak ragu lagi “menghadiahkan” mahkotanya itu kepada sang pacar.

Wanita haruslah lebih kritis dalam hal ini, come on girls, be smarter! masa iya hal yang paling istimewa yang harusnya diserahkan hanya untuk suaminya kelak yang menempuh berbagai persyaratan dan pengorbanan untuk mendapatkan cintanya itu harus lebih dulu diserahkan kepada cowok yang belum jelas asal-usulnya kelak?

selain itu hubungan merekapun juga tanpa ikatan apapun, dengan kata lain wanita yang menyerahkan keperawanan pra-nikah adalah wanita yang lugu(bahasa halusnya) karena menyerahkan harta berharganya kepada orang lain secara cuma-cuma. duuuh….

Karena itu, diharapkan peran orang tua harus lebih maksimal, bukan dengan melarang ini dan itu, tetapi merangkul dan menjalin komunikasi dengan baik kepada sang anak, niscaya anak yang menginjak usia remaja akan terhindar dari perilaku berpacaran negatif ini.




Kategori Cinta Remaja, Dunia Remaja, Info Remaja :: Kata Kunci: , , , , , , , , , , yhs-fh_lsonsw, model cowok keren, cewe jorok, cowo ganteng banget, Poto pepek berdarah, celdam tipis, komik vulgar jepang, cipap remaja, cangcut transparan, rok mini kebuka, remaja ganteng, mimpi ewean, model pria keren, puki pelajar, pepek ngangkang, cara berpakaian keren, baju anak perempuan umur 12 tahun, Selingkuh stw, Pepek gadis remaja, pagina berdarah0 Comments

CARI ARTIKEL YANG ANDA PERLUKAN DI SINI:

Loading

Leave a Reply