Perangai Teladan Ibu Kartini yang Wajib Dicontoh Remaja Cewek

Perangai Teladan Ibu Kartini yang Wajib Dicontoh Remaja CewekRUMAHREMAJA.COM – Berhubung hari ini merupakan peringatan pahlawan untuk seorang perempuan Indonesia, RA Kartini, maka kita akan membahas sedikit dan dikhusukan oleh remaja-remaja cewek Indonesia. Jika Anda seorang remaja cewek tidak kenal dengan Ibu RA Kartini, maka Anda sangat kelewatan sekali. Beliau adalah sosok yang memperjuangkan hak-hak perempuan, ada beberapa perangai atau sifat Kartini yang bisa Anda tiru dan diteladani sebagai seorang remaja cewek.

Kasih sayang
Kartini juga sosok penyayang terutama kepada anak-anak perempuan didikannya. Ia bahkan pernah mengatakan kepada Nyonya Abendanon kalau ia akan selalu mengasihi anak-anak didiknya itu. Nah, ini sifat yang wajib banget dimiliki oleh para cewek terutama cewek Indonesia yaitu mengasihi orang-orang di sekitar kita. Peka sama orang-orang yang membutuhkan di sekitar kita.

Hormat kepada orangtua
Salah satu permintaan orangtuanya yang ia hormati adalah anak cewek tidak perlu sekolah tinggi-tinggi. Walau punya pemikiran sendiri, Kartini tetap menghormati orangtuanya. Ia enggak lantas membangkang dan ngambek atau bahkan kabur dari rumah. Tapi, pada akhirnya, ia bisa menemukan cara agar bisa mewujudkan mimpinya, kan?

Rajin!
Walau enggak sekolah, Kartini tetap berusaha agar ia bisa menjadi pintar dan berwawasan luas. Ia belajar lewat buku-buku dan suratkabar yang ia baca. Sifat rajin harus melekat sama cewek-cewek. Enggak bakal rugi mempelajari dan mengetahui hal-hal baru yang bisa menambah wawasan kita.

Tidak sombong
Pasti kita tahu, dong, kalau Kartini itu adalah seorang bangsawan? Tapi… Walau orang terpandang, Kartini enggak mau diperlakukan berbeda dengan rakyat biasa. Ia tetap rendah hati dan enggak sombong dalam kehidupan sosialnya.

Optimis
Walau banyak hal yang menghalangi cita-citanya, Kartini tetap optimis dan berpikir positif. Ia enggak menyerah dan tetap fokus memperjuangkan hak perempuan untuk bisa memperoleh pendidikan yang sama. Kalau kita punya cita-cita tinggi, kita juga harus berjuang walau beberapa hal menghalangi impian itu.

Berani
Selama kita berada di jalur yang benar, maksudnya enggak melakukan perbuatan tercela, kita harus memperjuangkan keinginan kita. Sama seperti Kartini yang enggak terpengaruh dengan anggapan orang bahwa wanita itu enggak boleh belajar. Ia tetap berani menunjukkan kegigihannya.

Pintar!
Tenang… Dengan tekad yang kuat dan rajin, sifat yang satu ini pasti bakal muncul dengan sendirinya pada diri kita. Begitu juga dengan yang dialami Kartini. Awalnya, ia enggak tahu soal pengetahuan di sekitarnya, tapi karena terus berusaha dan semangat, Kartini bisa menjadi pintar dan bahkan menghasilkan pemikiran yang kemudian membawa perubahan bagi Indonesia.