Trik Berpacaran di Bulan Puasa Ramadhan

Trik Berpacaran di Bulan Puasa RamadhanRUMAHREMAJA.COM – Sekarang kita umat islam sedang berada dalam bulan ramadhan dimana didalamnya terdapat kewajiban untuk berpuasa. Bulan dimana kita harus menahan segala hal yang dapat membatalkan amal puasa dimulai dari menahan lapar dan haus begitu pula dengan masalah hasrat untuk bermesraan dengan kekasih.

Sebagai manusia pasti ada hasrat untuk bermesraan dengan kekasih. Namun hal itu tidak sejalan dengan makna bulan Ramadan yang harus mampu menahan dan menghindari dari segala jenis godaan.

Dalam ajaran agama islam kata pacaran tidak dikenal yang dikenal hanya ta’aruf. Sebab pacaran melibatkan dua aktivitas yang diharamkan yakni khalwat dan sejumlah ucapan serta aksi yang menjadi pendahuluan adanya zina. Bila pacaran itu dilakukan saat shaum Ramadhan (juga shaum lainnya yang sunnah), maka akan mengotori shaum walau tidak membatalkannya jika hanya khalwat saja dan akan mengotori sekaligus membatalkannya jika saat pacaran itu tidak hanya khalwat tapi disertai juga dengan berbagai perbuatan yang menjadi pembuka zina.

Lalu, bagaimana agar bisa menjalani hubungan asmara (berpacaran) ketika puasa? Untuk itu berikut trik yang diberikan oleh rumahremaja.com yang perlu dipahami.

Hindari Bermesraan

Bermesraan antara dua insan dalam sebuh hubungan asmara merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri. Kegiatan mesra seperti berpegangan tangan atau berpelukan sebaiknya dijauhi pada bulan suci ramadhan apalagi pada saat siang hari. Hal tersebut bisa memancing gairah. Tidak hanya menjaga sikap saat bertemu, bermesraan melalui telepon atau pesan singkat sebaiknya juga tidak dilakukan. Jangan memancing kata-kata ‘nakal’ dan godaan centil yang membuat pahala puasa terkikis sehingga puasa menjadi tidak afdol.

Berbusana yang Sopan

Busana yang digunakan merupakan salah satu yang menjadi daya tarik dan sangat mempengaruhi dalam menahan nafsu pasangan. Jadi sebaiknya gunakan busana yang sopan, agar tidak menimbulkan syahwat bagi yang melihat. Mengunakan busana yang sopan juga sebagai alat menutup aurat, Busana yang sopan tentunya tidak akan mengurangi ke kecantikan atau kegantengan Anda. Bahkan pasangan Anda dapat melihat Anda dari sisi yang berbeda. Gunakan baju yang tertutup, agar tidak mengundang hawa nafsu kekasih. Paling tidak selama puasa tutuplah aurat sewajarnya agar ibadah Anda dan pasangan tidak terganggu.

Hindari Perdebatan

Terjadinya perbedaan pendapat dengan pacar merupakan hal yang biasa terjadi. Di bulan puasa ramadhan seperti ini, sebaiknya Anda menahan emosi. Dalam perbincangan dan terjadi perdebatan, biasanya akan menimbulkan emosi yang tidak bisa dikendalikan. Oleh sebab itu, hindari perbedaan pendapat pada saat puasa sedang berlangsung. Agar puasa Anda baik-baik saja sampai tiba waktunya berbuka.

Melakukan Kegiatan Positif Bersama

Daripada pacaran ke mal, lebih baik lakukan kegiatan yang positif seperti, tarawih dan mengaji bersama atau melakukan kegiatan bakti sosial. Anda pun bisa mengajak teman-teman lainnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan serupa. Sehingga, Ramadhan ini bisa dijadikan sebagai kesempatan untuk berbagai kasih sayang, tak hanya kepada pacar, tapi juga untuk orang yang membutuhkan.

Bertemu Setelah Buka Puasa

Jika memaksaakan untuk bertemu karena mungkin sudah terlalu rindu. Sebaiknya Anda jangan bertemu dengan kekasih terlalu sering. Apalagi berkencan pada siang hari, meski bukan pergi ke restoran, namun bisa saja Anda dan pasangan tergoda untuk bermesraan. Lebih baik bertemu setelah buka puasa, atau ajak si dia berbuka puasa di rumah. Momen ini juga bisa dijadikan sebagai silaturahmi dan mendekatkan antara si dia dan orangtua Anda.

Mengisi Waktu Luang

Mengisi waktu luang  menunggu saat berbuka dengan jalan-jalan ke pusat-pusat perbelanjaan cenderung merangsang selera konsumtif. Lebih baik meninjau pusat-pusat produksi (umpamanya di tempat usaha konveksi) bersama pacar dan beberapa rekan lain. Seraplah semangat kerja para buruh yang tetap bekerja keras walau berpuasa dan digaji rendah.

Jaga Sikap dan Perilaku

Saat lapar, orang-orang biasanya akan mudah terbakar emosi. Lebih berhati-hatilah dalam berbicara, bersikap, dan berperilaku terhadap pacar Anda. Sebaliknya, ketika Anda merasa tersakiti oleh bicara, sikap, atau pun perilakunya, redamlah emosi Anda. Ingatlah bahwa Anda sedang berpuasa.

Tahan Nafsu

Tidak ada jaminan bahwa Anda berdua akan bebas dari zina walau sedang berpuasa. Kendati syetan dibelenggu, nafsu syahwat kita masih ada. Jadi, di saat puasa pun jangan coba-coba mendekati zina.

Ada Pihak Ketiga di Antara Kalian Berdua

Supaya jauh dari zina, pastikanlah bahwa kebersamaan kalian selalu terawasi oleh orang lain. Umpamanya, hindari jangan sampai selepas berjamaah di masjid ternyata tinggal kalian berdua. Jangan malah berpikiran, “Mumpung nggak ada orang, kesempatan nih.” Ingat, meskipun tidak ada orang yang melihat perbuatan kalian, malaikat pencatat amal melihat dan mencatat perbuatan kalian.

Sabar Menghadapi Ujian

Menjalani pacaran di bulan Ramadhan mungkin tidak ringan. Barangkali akan ada orang-orang yang mengolok-olok kalian, “Ramadhan kok malah pacaran.” Karena itu, kalian perlu saling membesarkan hati. Bagaimanapun, bila kalian lolos dari masa-masa yang tidak ringan ini, maka masa depan hubungan kalian akan lebih cerah.

Semua itu sebenarnya tidak berlaku hanya di bulan Ramadhan saja, tetapi di waktu yang lain pun, sewajarnya untuk mengaplikasikannya.