Kisahku Di Antara Kamu Dan Dia

Kisahku Di Antara Kamu Dan DiaMeike Tonapa Monica hanya terdiam, seakan tak percaya apa yang didengarnya.Kekasih yang selama ini ia sangat sayangi, dan ia sangat cintai,brniat memutuskan hubungan mereka.

‘’putus” hanya kata itu yang selalu terngiang ditelinganya….sedih,,bingung,,,bercampur baur menjadi satu. Tanpa terasa air mata mengalir dari tepian matanya yang indah.Sambil terbata-bata ia berucap

’’kenapa’’ dengan suara yang serak dan perlahan.

Sebenarnya banyak kata danpertanyaan didalam hati yang ingin diucapkan , namun seakan-akan semua itu tersangkut ditenggorokannya, tak sanggup berkata-kata hanya itu kata yang terucap.

‘’Mungkin kita sudah tak sejalan lagi’’ jawab Imran kekasih yang sangat Meike Tonapa Monica, namun dengan nada datar.

Semakin pilu perasaan hati Meike Tonapa Monica harus menerima kenyataan ini.air matanyapun semakin deras mengalir.

“ya..udah aku pulang dulu”kata Imran mengakhiri pertemuan mereka disore itu, sambil terus berlalu dari hadapan Meike Tonapa Monica.

Meike Tonapa Monica yang sedari tadi tak bisa berjkata-kata dan hanya terdiam dengan air mata yang terus mengalir…seakan sempit dunia ini seakan gelap pandangan mata Meike Tonapa Monica. Iapun terus menangis……

“de…de….bangun…bangun…..liat tuh jam berapa? Gugah mamanya Meike Tonapa Monica dari depan kamar Meike Tonapa Monica.

“iya maa….”jawab Meike Tonapa Monica dengan suara yang agak serak.

Meike Tonapa Monica langsung bangun dan melihat jam beker

“hah…. jam segini?” ternyata dia bangun kesiangan karna semalem gak tau dia tidur jam berapa, karna semalaman ia hanya menangis.Meike Tonapa Monica langsung mandi dan memakai seragam sekolahnya, lalu ia duduk didepan cermin merapihkan wajahnya, terlihat matanya sembab karna habis menangis semalaman.

Masih terekam jelas diingatan Meike Tonapa Monica saat kemarin Imran memutuskan hubungan dengannya hanya karna persoalan yang gak jelas, karna selama ini nyaris tak pernah ada permasalahan antara hubungan mereka berdua.

“de…mau sekolah gak? Dah siang nih? Kk mau ada kuliah pagi”kata kakak Meike Tonapa Monica yang membuyarkan lamunan Meike Tonapa Monica

“iya sebentar…sebentar,,,jawabMeike Tonapa Monica sambil menyeka air mata yang tanpa terasa mengalir.

“ma …pa Meike Tonapa Monica berangkat dulu ya”kata Meike Tonapa Monica sesaat setelah sampai keruang tengah rumahnya.

“gak sarapan dulu?”tanya ibunya

“gak mam…ntar aja disekolah”jawab Meike Tonapa Monica sambil mencium pipi ibunya dan ayahnya

“mata kamu kenapa de? Kok sembab gitu?”tanya ayahnya heran.

“gak papa kok pa,Cuma kurang tidur aja”jawab Meike Tonapa Monica.

sebenarnya Meike Tonapa Monica bukan tipe orang yang suka berbohong , apalagi pada kedua orang tuanya.tapi karna tak ingin kedua orang tuanya panik makanya ia berbohong.

“Asalamualaikum” Meike Tonapa Monica pamit sambil keluar dari rumahnya, dan taklupa ia menyalami kedua orang tuanya.

Wa’alaikum salam”. Hati-hati dijalan!”jawab ayahnya

Pagi itu seperti biasa Meike Tonapa Monica berangkat sekolah diantarkan oleh kakaknya. sekalian kakaknya berangkat kuliah.

“kakak mau terus aja ya de?…”kata kaknya sesampainya didepan gerbang sekolah Meike Tonapa Monica.

“ya kak” jawab Meike Tonapa Monica langsung menyalami kakaknya

“assalamualaikum” kata kakanya

Waalaikum salam”jawab Meike Tonapa Monica

Meike Tonapa Monica langsung aja masuk kedalam kelas, disana ada teman sebangkunya LIAN.

“pagi?”sapa Lian.

“uga”jawab Meike Tonapa Monica. Sambil duduk disebelah Lian dan meletakan tasnya.

“mata kamu kenapa de..?”tanya Lian

“gak papa”jawab Meike Tonapa Monica

“mungkin karna semalam aku rang tidur jadi mataku sembab”timpalnya

Tak berapa lama datanglah wanda sahabat Lian dari kecil.

“ “pagi semua”teriaknya dengan senyuman yang khas.

“pagi “jawab Lian”siap-siap ratu gosip dateng” celoteh Lian lagi. Sambil tersenyum melirik wanda.

“de..de..kamu masih jadian ma Imran?”tanya wanda pada Meike Tonapa Monica sesaat setelah iya duduk didekat mereka berdua

“emangnya kenapa”tanya Lian pada wanda.

”semalem aku dapet sms dari tari, katanya Imran jalan ma rani”kata wanda dengan antusias.

‘dan katanya lagi mereka pelukan mesra banget.”kata wanda semakin menggebu-gebu

“bukannya kamu pacaran ma Imran de?”tanya Lian dengan muka yang penuh tanda tanya pada Meike Tonapa Monica

Meike Tonapa Monica tak bisa menjawab hanya air mata yang mengalir dari matanya yang indah,bibirnya kelu perasaannya semakin hancur, setelah kemarin ia diputuskan oleh Imran sekarang ia mendengar kabar yang lebih mengagetkannya.

Rani adalah sahabat baiknya yang baru 2 bulan yang lalu ia kenalkan pada Imran ternyata tega merebut Imran dari dirinya.

“a..aku dah putus”jawab Meike Tonapa Monica dengan terbata-bata.sambil menyeka air mata yang sedari tadi mengalir.

“kapan?”tanya Lian lagi.

‘’kemaren”jawab Meike Tonapa Monica agak lebih tegar

“tapi tega ya rani ma kamu de, padahal dia tau bahwa Imran itu kekasihmu dan baru kemaren kalian putus,kok tega-teganya dia jalan ma Imran? Sambil peluk-peluk juga.”kata Lian dengan nada jengkel

“biarin aja”jawab Meike Tonapa Monica

Padahal didalam hati Meike Tonapa Monica penuh dengan kekecewaan ,kemarahan,kesedihan namun ia tahan ia tak mau menunjukkan semuanya didepan sahabat-sahabatnya.

Sesampainya dirumah Meike Tonapa Monica langsung masuk kekamar. Tanpa ganti pakaian ia menghidupkan laptop putih kesayangannya, hadiah ulang tahunnya yang ke17, dari kakanya. Teringat pesan dari kakaknya

“kalo kamu ada unek-unek atau keluh kesah atau apapun yang kamu anggap itu berkesan dan sangat berarti, kamu tulis aja di laptop ini.”pesan kakaknya waktu itu.

Langsung saja dia buka microsof world dan menulis puisi.

    DIA…..

    DISAAT RASA INI ADA..

    DISAAT CINTA INI BAHAGIA..

    LEPAS BERSAMA ANGIN..

    TAPI.. SERAYA TERSANJUNG SEPI..

    TERBUKA TABIR MENGUSIK..

    DIA…..

    KENAPA HARUS DIA?..

    TEMPATKU BERCURAH, DARI SEGALA KELUH KESAH..

    TEMPATKU BERBAGI,DARI SEGALA ISI HATI..

    DIA ……

    KENAPA HARUS DIA?..

    YA ALLAH YA ROBBI..

    AKU SADARI DIRI..

    BERANJAK DARI SADARI..

    ATAS SEMUA INI ..HANYA ENGKAULAH YA .. ROBBI..

    YANG TELAH MENGHENDAKI KEBAIKAN , DARI DIRI INI..