Belajar Bagaimana Menjadi Orang Tua Bijak Pada Remaja

Belajar Bagaimana Menjadi Orang Tua Bijak Pada RemajaRUMAHREMAJA.COM – Kebanyakan para orang tua tidak sadar dengan pertumbuhan anak mereka yang dulunya masih nurut dan patuh kini Anda sudah terbangun dari sadar ketika anak sudah mulai tumbuh menjadi remaja dan sudah mulai berontak, membantah, melawan dan lebih suka menghabiskan waktu dengan teman-temannya daripada di rumah bersama keluarganya.

Sebetulnya bukanlah salah anak remaja Anda sepenuhnya, gejolak hormon yang mendorong pertumbuhan mereka memegang peranan penting dalam hal ini. Mereka juga merasa bukan anak kecil lagi karena itu mereka ingin membuktikannya dengan perilaku mereka. Terpenting bagi Anda para orang tua, sekarang ini sejauh mana Anda dapat mengatasi tantangan ini dan bagaimana Anda dapat mengatasinya semuanya tergantung pada sikap Anda. Seorang ayah bertanya-tanya apakah dia harus lebih galak dan lebih ketat mengawasi mereka supaya mereka tidak keluar dari jalur.

Berikut ini beberapa saran untuk menjadi orang tua yang bijak bagi remaja.

Jadilah lunak tetapi tegas

Anda orang tua tidak seharusnya menjadi galak agar anak Anda takut. Sebab anak semakin dikerasi maka akan semakin menjadi-jadi. Cobalah bersikap lunak namun tidak harus atau mengikuti apa saja kemauan mereka. Anda dapat tetap menjadi teman mereka, menerima curahan hati mereka, namun Anda juga harus menegakkan peraturan. Bersikaplah tegas dalam hal ini, jangan membiarkan mereka menginjak-injak peraturan. Anda dapat mengikuti kebijakan perusahaan, pertama kali melanggar beri mereka teguran lisan, kedua kalinya beri mereka peringatan tertulis tentang apa yang akan terjadi bila mereka melanggar ketiga kalinya.

Berikan kepercayaan

Anda tidak dapat memeriksa ponsel atau tasnya terus menerus atau menguping pembicaraannya dengan teman-temannya. Ajarkan hukum dan peraturan yang benar, berikan dasar agama untuk memupuk budi yang luhur. Semoga saja Anda sudah menanamkan semua ini sejak anak Anda masih kecil. Agak susah mengajar mereka pada tahap remaja, karena mereka suka membantah. Mereka tidak suka diperlakukan seperti anak kecil, kalau Anda memberi mereka kepercayaan mereka akan lebih merasa dewasa, dan sebagai orang dewasa mereka akan lebih bertanggung jawab.

Berikan kasih sayang tanpa syarat

Biarpun anak Anda melakukan kesalahan, jangan kucilkan dia. Tetaplah tunjukkan kasih sayang kepadanya. Bencilah perbuatannya, bukan orangnya. Adalah tanggung jawab orang tua untuk membimbing anaknya kembali ke jalan yang benar. Kasih sayang Anda akan melunakkan perasaannya dan membuat dia sadar. Sebaliknya kemarahan akan menjauhkan dia dan mungkin Anda akan kehilangan dia selamanya. Jangan membuat jurang antara dia dan Anda, jembatanilah perbedaan Anda berdua dengan kasih sayang. Sebagai orang tua Anda mempunyai lebih banyak kebijaksanaan dari pengalaman-pengalaman Anda. Karena itu Anda berada dalam keadaan yang lebih baik untuk membantunya. Jangan menyalah-nyalahkan anak Anda atau menguliahi dia karena ini cuma akan mendatangkan keributan dan Anda akan tersinggung, sedangkan dia akan dengan keras kepala meninggalkan Anda. Sebelum semua ini terjadi pikirkan baik-baik.

Memang sulit menghadapi anak remaja, tetapi bila Anda memupuk ikatan batin yang kuat dengan mereka sejak kecil, percayalah Anda dapat membina hubungan yang baik dengan mereka .