Senior Jangan Suka Membully Para Junior

Senior Jangan Suka Membully Para JuniorRUMAHREMAJA.COM – Namanya anak yang baru saja memasuki universitas tentu akan selalu melewati proses ospek. Proses ini para senior akan memperkenalkan kampus pada junior-junior mereka yaitu tempat mereka kuliah bersama kelak. Selain perkenalan kampus, ospek juga memiliki tujuna lain yaitu mengakrabkan antar sesama mahasiswa baru maupun dengan mahasiswa senior.

Jika dilihat kebanyakan kampus sekarang sepertinya tidak lagi bisa dikatakan ospek kepada adik-adik junior mereka. Ospek hanya sering dijadikan ajang kekerasan pada mahasiswa baru sampai-sampai ada yang berakhir dengan kamatian.

Selain masa ospek, ternyata diluar masa ospek pun terkadang masih ada aura senioritas. Tidak tahu  bagiamana mahasiswa senior seringkali senang berbuat sewenang-wenang pada juniornya. Dari mulai suka melarang juniornya untuk melakukan ini-itu, suka sinis dan nyinyirin junior yang tidak disukai, sampai bullying. Sepertinya para senior sebaiknya kembali saja pada masa-masa sekolah SMP.

Setiap orang yang menyandang identitas mahasiswa tentu para masyarakat sudah dianggap sebagia orang dewasa. Sehingga apa saja diperbuat pada orang lain imbasnya akan kembali pada diri sendiri. Jika ada mahasiswa senior yang masih senangnya belagak sombong di hadapan juniornya atau sebaliknya? Silakan saja. Namun sebagai pengingat, kita tidak pernah tahu masa depan seperti apa persisnya. Karena siapa yanng tahu nantinya junior kita bisa lebih sukses daripada kita sendiri.

Bagiana jadinya jika junior yang biasa kita hina dan direndahkan, ternyata menjadi seorang direktur tempat Anda bekerja dan tentunya Anda menjadi bawahannya. Bagaimana jadinya kalau junior yang kita remehkan dan kita bodoh-bodohin, tidak tahunya akan membimbing tesis kita saat S2 nanti? Dari sekarang cobalah hargai junior Anda jika saat kebetulan Anda menjadi senior pada salah satu universitas tempat Anda kuliah.